Irjen Dekananto Eko Purwono Jadi Kapolda Jatim, Putra Bojonegoro Kembali Bertugas di Jawa Timur

Irjen Dekananto Eko Purwono Jadi Kapolda Jatim, Putra Bojonegoro Kembali Bertugas di Jawa Timur

Kepolisian Daerah Jawa Timur memasuki babak kepemimpinan baru. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur atau Kapolda Jatim.

Penunjukan tersebut sekaligus membawa Dekananto kembali ke wilayah yang tidak asing baginya. Selain lahir dari Jawa Timur, tepatnya Kabupaten Bojonegoro, ia juga pernah menjalankan tugas penting di lingkungan Polda Jatim sebelum melanjutkan karier ke Jakarta dan Mabes Polri.

Pergantian pimpinan Polda Jawa Timur menjadi bagian dari rotasi sejumlah perwira tinggi Polri yang dilakukan pada awal Oktober 2026. Dekananto menggantikan Irjen Nanang Avianto yang mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri.

Putra Bojonegoro yang Kembali ke Jawa Timur

Nama Irjen Dekananto Eko Purwono sebenarnya sudah cukup dikenal di lingkungan kepolisian Jawa Timur.

Sebelum mendapat kepercayaan memimpin Polda Jatim, Dekananto pernah menduduki posisi Direktur Intelijen dan Keamanan atau Dirintelkam Polda Jawa Timur.

Pengalaman tersebut membuatnya memiliki pemahaman mengenai karakter keamanan dan dinamika sosial masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur.

Kini, setelah melewati sejumlah jabatan strategis di Polda Metro Jaya hingga Mabes Polri, Dekananto kembali ke Jawa Timur dengan tanggung jawab yang lebih besar sebagai orang nomor satu di jajaran Polda Jatim.

Banyak Berkarier di Bidang Intelijen

Dekananto merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Dalam perjalanan kariernya, ia cukup banyak memperoleh penugasan yang berkaitan dengan bidang intelijen dan keamanan.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan panjangnya di institusi Polri.

Setelah kurang lebih dua tahun bertugas sebagai Dirintelkam Polda Jawa Timur, karier Dekananto berlanjut ke Polda Metro Jaya. Pada 2024, ia dipercaya menduduki jabatan Dirintelkam Polda Metro Jaya.

Tidak berhenti di sana, pada 2025 ia mendapat kepercayaan mengemban tugas sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri.

Kariernya kemudian kembali meningkat ketika pada 5 Agustus 2025 ia ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan pengalaman Dekananto yang cukup panjang dalam bidang intelijen, pengamanan, hingga manajemen kepolisian.

Pernah Menangani Dinamika Perguruan Silat di Jawa Timur

Saat bertugas di Jawa Timur, salah satu isu yang pernah menjadi perhatian adalah keberadaan tugu perguruan pencak silat yang dinilai berpotensi memicu gesekan antarkelompok.

Dalam program penertiban yang dilaksanakan saat itu, ratusan tugu perguruan silat dibongkar maupun dialihfungsikan. Sebagian kemudian diubah menjadi Tugu Pancasila.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan meminimalkan potensi konflik sosial.

Selain berkaitan dengan kelompok perguruan silat, Dekananto juga memiliki pengalaman dalam membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat di Jawa Timur, termasuk komunitas pendukung sepak bola.

Pengalaman menghadapi beragam karakter masyarakat tersebut dapat menjadi bekal penting ketika ia kembali bertugas sebagai Kapolda Jatim.

Raih Penghargaan Saat Bertugas di Polda Metro Jaya

Ketika menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya, Dekananto juga memperoleh Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto.

Penghargaan tersebut diberikan berkaitan dengan kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Pengalaman menjalankan berbagai tugas di Jakarta, Mabes Polri, dan Jawa Timur membuat rekam jejak Dekananto cukup beragam, mulai dari bidang intelijen hingga pengelolaan keamanan wilayah.

Penunjukan Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri

Pergantian Kapolda Jawa Timur tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor 2205/XKEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Rotasi tersebut merupakan bagian dari mutasi puluhan perwira tinggi Polri.

Penempatan Irjen Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jatim menjadi salah satu posisi strategis dalam rotasi tersebut.

Jawa Timur sendiri merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kompleksitas keamanan yang tinggi. Dengan jumlah penduduk besar, aktivitas ekonomi yang padat, banyaknya perguruan pencak silat, basis suporter sepak bola yang besar, hingga beragam dinamika sosial masyarakat, posisi Kapolda Jatim memiliki tantangan tersendiri.

Tantangan Baru Memimpin Polda Jawa Timur

Kembalinya Dekananto ke Jawa Timur tentu membawa ekspektasi baru terhadap kepemimpinan Polda Jatim.

Pengalamannya di bidang intelijen dapat menjadi modal dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Sementara pengalaman sebelumnya di Jawa Timur membuatnya relatif memahami kondisi sosial dan karakteristik masyarakat di wilayah tersebut.

Berbagai persoalan seperti keamanan masyarakat, konflik antarkelompok, kejahatan konvensional, kejahatan siber, narkoba hingga pengamanan kegiatan masyarakat akan menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah dan program yang akan dijalankan Irjen Dekananto Eko Purwono setelah resmi memimpin Polda Jawa Timur.

Bagi jenderal asal Bojonegoro tersebut, jabatan Kapolda Jatim bukan hanya menjadi fase baru dalam perjalanan kariernya di kepolisian, tetapi juga menjadi momentum kembali mengabdi di provinsi tempat ia berasal.

Tinggalkan komentar